Category: Uncategorized

  • Polresta Bogor Kota Gagalkan Aksi Tawuran Remaja di Tanah Sareal, Amankan Pelaku dan Senjata Tajam

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota Polda Jabar menggelar press release terkait keberhasilan jajaran Polsek Tanah Sareal menggagalkan aksi tawuran antar remaja yang rencananya akan terjadi di wilayah hukum Tanah Sareal, Kota Bogor.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya sekelompok remaja tengah berkumpul dan diduga hendak melakukan tawuran. Berkat respons cepat warga dan satgas pelajar yang turut membantu, para remaja berhasil diamankan sebelum aksi tawuran terjadi.

    Menindaklanjuti laporan itu, anggota patroli Polsek Tanah Sareal segera menuju lokasi dan mengamankan sejumlah remaja beserta barang bukti berupa senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

    “Langkah cepat anggota di lapangan ini merupakan bentuk kesigapan Polri dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan yang dapat meresahkan masyarakat. Kami tidak akan memberi ruang bagi tindakan-tindakan yang mengganggu ketertiban umum, apalagi dilakukan oleh anak-anak muda yang seharusnya menjadi harapan bangsa,” ujar Kombes Pol Eko Prasetyo.

    Kapolresta Bogor Kota juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan satgas pelajar yang turut membantu aparat dalam memberikan informasi dan mencegah aksi tawuran. Ia menegaskan bahwa Polresta Bogor Kota bersama jajaran akan terus melakukan patroli dan langkah preventif guna menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Bogor.

  • Polri Dalami Dugaan Terpapar Paham Tertentu di Balik Kasus Ledakan SMAN 72

    Kota Bogor-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, merupakan siswa di sekolah tersebut. Saat ini, Polri tengah mendalami kemungkinan adanya keterkaitan pelaku dengan paham tertentu atau paparan konten di media sosial.

    “Tentunya itu juga menjadi bagian yang kita dalami. Apakah dia ikut paham tertentu, apakah terpapar suatu konten, ataukah mungkin juga hal-hal yang membuat dia tertarik,” ujar Jenderal Sigit saat menjenguk para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

    Ia menegaskan, penyidik masih menelusuri berbagai kemungkinan motif di balik peristiwa tersebut.
    “Juga kaitannya dengan apa yang menjadi alasan untuk melakukan itu semuanya sedang didalami,” lanjutnya.

    Kapolri menambahkan, Polri akan memeriksa keluarga terduga pelaku untuk mengumpulkan fakta-fakta yang dapat membantu penyelidikan.
    “Kita melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, dengan keluarga untuk mengumpulkan semuanya,” tuturnya.

    Selain menelusuri kemungkinan keterpaparan paham tertentu, Polri juga menindaklanjuti kabar bahwa pelaku merupakan korban perundungan di sekolah.
    “Itu salah satu yang kita kumpulkan terkait bagian dari upaya kita mengungkap motif. Artinya, informasi-informasi yang terkait yang bisa mendukung proses kita untuk mendapatkan gambaran motif tentunya kita kumpulkan,” pungkasnya.

    Sementara itu, kondisi terduga pelaku dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif.
    “Yang jelas, terduga pelaku kondisinya semakin membaik dan mudah-mudahan akan juga mempermudah kita nanti pada waktunya apabila kita butuhkan,” kata Jenderal Sigit.

  • Dialog dengan Korban Ledakan SMAN 72, Kapolri : Siswa Masih Semangat Sekolah

    Kota Bogor- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan para siswa korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, tetap menunjukkan semangat untuk kembali bersekolah meski baru saja mengalami musibah.

    “Tentunya kita senang tadi bahwa pada saat kita berbicara dengan anak-anak kita, dengan adik-adik, mereka masih semangat untuk tetap sekolah dan tentunya itu yang kita harapkan,” ujar Jenderal Sigit kepada wartawan usai menjenguk para korban di Rumah Sakit Islam Cikini, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri bersama sejumlah pihak akan membangun pusat trauma healing di lingkungan sekolah. Program pemulihan psikologis itu akan melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta para psikolog guna memastikan kondisi mental para siswa dapat kembali stabil.

    “Dan tentunya terhadap trauma-trauma yang ada, tugas kita semua, utamanya dari tim yang ada untuk terus mendorong agar mereka bisa kembali normal,” tambahnya.

    Jenderal Sigit menjelaskan, total terdapat 96 korban akibat ledakan di SMAN 72. Dari jumlah tersebut, 29 orang masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit, sementara sisanya telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

    “Jadi alhamdulillah dari jumlah awal 96 saat pasca kejadian, saat ini yang masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cikini ada 14, kemudian di (RS) Yarsi 14, dan satu lagi di (RS) Pertamina, sehingga total yang masih dirawat kurang lebih 29 dari 96. Sisanya kemarin sudah bisa pulang dan dilaksanakan rawat jalan,” tutur Kapolri.

    Dalam kesempatan itu, Kapolri turut didampingi sejumlah pejabat tinggi Polri, di antaranya Kabareskrim Komjen Syahardiantono, Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi, serta Dirtipid PPA & PPO Bareskrim Polri Brigjen Nurul Azizah. Turut hadir pula Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah dan Direktur Utama RS Islam Jakarta Cempaka Putih Pradono Handojo.

  • Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih

    AKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi para korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta yang kini dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Listyo datang didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro.

    Ketiganya juga sempat menerima paparan singkat di posko layanan trauma dan healing dari Psikologi Kepolisian. Tak lama, Listyo dan jajarannya memasuki ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk menemui langsung para korban ledakan SMAN 72 Jakarta Utara.

    Data sementara dari posko pelayanan di RSI Cempaka Putih Jakarta, pihak rumah sakit menerima total 39 korban pascaledakan hingga pukul 01.30 WIB dini hari.

    Sebanyak 14 korban masih menjalani rawat inap di IGD, sementara 25 pasien lainnya sudah dipulangkan.

    Diketahui, korban ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara masih menjalani perawatan medis di RSI Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/11/2025).

    Sementara, 25 pasien diperbolehkan pulang. Pantauan SindoNews, sejumlah psikolog kepolisian dan petugas berjaga di posko pelayanan trauma healing yang didirikan di rumah sakit tersebut. Data sementara dari posko pelayanan ini, pihak rumah sakit menerima total 39 korban pascaledakan hingga pukul 01.30 WIB.

    Sebanyak 14 korban masih menjalani rawat inap di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara, 25 pasien lainnya sudah dipulangkan.

    Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya mendirikan posko pelayanan trauma dan healing di dua rumah sakit pascaledakan di SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025).

  • Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Jabar: Bersatu Padu Jaga Keamanan

    Kota Bogor – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) kamtibmas ‘Sauyunan Jaga Lembur’ Polda Jawa Barat di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan ini merupakan sinergisitas untuk saling menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.

    “Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan kegiatan apel ojol kamtibmas yang sebelumnya diawali dengan deklarasi dari ojol kamtibmas,” kata Sigit.

    Kegiatan yang dihadiri 5.000 ojol tersebut bertujuan untuk bersatu padu dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ojek daring diharapkan dapat membantu kepolisian khususnya memberikan informasi dinamika di lapangan.

    “Termasuk juga bagaimana membantu dalam hal menginformasikan terkait peristiwa-peristiwa yang terjadi di jalan, baik itu kecelakaan, peristiwa kejahatan,” ujar Sigit.

    Sigit menegaskan, dengan adanya sinergitas tersebut kepolisian dapat bergerak cepat melakukan penanganan terhadap informasi yang masuk dari driver ojol.

    “Bahkan kita harapkan bisa ikut membantu memberikan informasi yang akurat sehingga kita bisa mengungkap kejahatan yang terjadi di jalan yang tentunya ini meresahkan masyarakat,” ucap Sigit.

    Menurut Sigit, ojol dewasa ini menjadi elemen penting dalam hal menggerakan pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun di tingkat daerah. Mereka bergerak sebagai penghubung antara UMKM ,pedagang dan masyarakat.

    “Dan ini menjadi satu rantai tersendiri yang tentunya bisa mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Sigit.

    Dalam kesempatan ini, ojol juga diberikan pelatihan bantuan hidup dasar oleh Polda Jawa Barat. “Saya juga terima kasih ke Pak Kapolda dan jajaran telah memberikan bantuan latihan penanganan hidup dasar khususnya bagi masyarakat yang mengalami laka lantas. Dan tadi teman-teman dari ojol kamtibmas diberikan pelatihan tersebut dan ini tentunya sangat penting menyelamatkan masyarakat atau jiwa dengan waktu atau golden time yang ada untuk kemudian bisa dirawat lebih lanjut,” papar Sigit.

    Di sisi lain, Sigit mengungkapkan dalam menjaga kamtibmas, kunci utama adalah sinergisitas dan kolaborasi seluruh masyarakat dengan seluruh stakeholder. Hal tersebut juga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    “Kunci sukses pada saat kita mampu sinergi dengam baik gotong royong antara masyarakat dengan seluruh elemen yang ada untuk kemudian melaksanakan upaya kita terus mendukung dan mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat. Mewujudkan Indonesia Emas 2045. Harapan kita sinergi dan kolaborasi ini terus kita jaga,” tutur Sigit.

    Dalam kesempatan itu, Kapolri juga meninjau booth Gerai Ojol Kamtibmas Mart, Bengkel Ojol Kamtibmas, Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, SIM Keliling, Samsat Keliling dan SAR Polda Jawa Barat.

  • Bhabinkamtibmas Kedung Waringin Himbau Warga untuk Membubarkan Diri saat Nongkrong Malam Hari

    Kota Bogor — Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedung Waringin, Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota, melaksanakan patroli wilayah dan memberikan himbauan kepada warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan agar segera membubarkan diri, Sabtu (08/11/2025).

    Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., agar kehadiran petugas di lapangan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat serta mencegah potensi terjadinya gangguan kamtibmas.

    “Pada saat patroli, kami mendapati beberapa warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Kami himbau untuk segera pulang ke rumah masing-masing guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Aipda Imam, Bhabinkamtibmas Kedung Waringin.

    Selain memberikan himbauan, Aipda Imam juga menyampaikan pesan kamtibmas agar warga lebih waspada terhadap situasi lingkungan sekitar dan berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Kedung Waringin, khususnya pada malam hari.

  • Aipda Nana Maulana Gunakan Diskresi Kepolisian, Kawal Warga Sakit ke RS PMI di Tengah Padatnya Lalu Lintas

    KOTA BOGOR – Wujud nyata kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat kembali terlihat dari aksi cepat yang dilakukan oleh Aipda Nana Maulana, anggota Polresta Bogor Kota.
    Di tengah padatnya arus lalu lintas di kawasan Tugu Kujang, Aipda Nana Maulana dengan sigap menggunakan diskresi kepolisian untuk mengawal pasangan suami istri menuju RS PMI Kota Bogor. Jumat (07/11/2025).

    Langkah tersebut dilakukan setelah sang istri mengalami sakit lambung disertai sesak napas dan membutuhkan penanganan medis segera.

    Demi memastikan pasien cepat sampai ke rumah sakit, Aipda Nana mengambil inisiatif melawan arus secara terukur dan aman untuk mempercepat perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

    Tindakan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
    Melalui langkah cepat tersebut, pasien berhasil tiba di RS PMI Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

    Aksi humanis ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu dalam kondisi darurat.

  • Cegah Aksi Tawuran, Polresta Bogor Kota Amankan Sejumlah Pemuda untuk Dibina

    Kota Bogor — Polresta Bogor Kota mengamankan sejumlah pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran. Petugas yang menerima laporan dari masyarakat segera bergerak ke lokasi dan mengamankan para pemuda tersebut sebelum sempat terjadi bentrokan.

    Para pemuda kemudian dibawa ke Mako Polresta Bogor Kota untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    Polresta Bogor Kota mengingatkan bahwa tawuran tidak membawa kebaikan, hanya menimbulkan luka dan penyesalan. Sayangi dirimu, sayangi orang tuamu, dan jauhilah tawuran.

    Mari bersama-sama menjaga dan menciptakan Kota Bogor yang aman, damai, serta penuh semangat positif bagi generasi muda.

  • Cegah Tawuran, Polresta Bogor Kota Amankan Sekelompok Pemuda dan Sita Sajam

    Kota Bogor — Menindaklanjuti aduan dari masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran, anggota Polresta Bogor Kota dengan sigap mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas mendapati para pemuda tersebut telah diamankan oleh warga sekitar.

    Dalam pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan dan menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Para pelaku kemudian langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Langkah cepat yang dilakukan jajaran Polresta Bogor Kota ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Bogor agar tetap aman dan kondusif. Polisi juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut membantu mencegah terjadinya aksi tawuran.

  • Wujudkan Wilayah Zero Miras, Polsek Tanah Sareal Konsisten Gelar Operasi Razia Miras

    KOTA BOGOR – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran minuman keras, jajaran Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota terus konsisten melaksanakan operasi razia terhadap penjual miras di wilayah hukumnya.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., S.H., agar seluruh jajaran mewujudkan wilayah hukum Polresta Bogor Kota menjadi Zero Miras.

    Kapolsek Tanah Sareal Kompol Doddy menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melaksanakan operasi secara berkelanjutan hingga tidak ada lagi penjual miras di wilayahnya.
    “Kami terus menerus melaksanakan operasi penjual miras, sampai titik zero dan tidak ada lagi penjual miras di wilayah Tanah Sareal,” tegas Kompol Doddy, Jumat (07/11/2025).

    Operasi tersebut juga merupakan bentuk kepedulian Polsek Tanah Sareal terhadap masyarakat, sebagai upaya bersama memerangi peredaran miras dan obat-obatan terlarang yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan dipimpin langsung oleh Pawas bersama anggota piket fungsi dan melibatkan Satpol PP untuk memperkuat sinergi di lapangan. Petugas juga tidak segan menindak tegas dan menyegel toko yang masih nekat menjual minuman keras tanpa izin.

    “Kami ingin menciptakan wilayah hukum Polsek Tanah Sareal benar-benar zero miras,” pungkas Kapolsek.

    Melalui operasi ini, diharapkan angka kriminalitas dan potensi tawuran dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat hidup lebih aman, nyaman, dan tenteram di wilayah Tanah Sareal.